Apakah Perhiasan yang Dipakai Wajib Dikeluarkan Zakatnya?

Pengertian Zakat

Zakat adalah salah satu rukun Islam yang wajib dilaksanakan oleh setiap muslim yang mampu. Zakat berasal dari kata zaka, yang artinya membersihkan atau menyucikan. Dalam Islam, zakat merupakan kewajiban sosial dan ibadah yang mengandung unsur kebersamaan dan kepedulian terhadap sesama.

Jenis-jenis Zakat

Ada beberapa jenis zakat yang wajib dikeluarkan oleh setiap muslim yang mampu, yaitu:

  • Zakat fitrah
  • Zakat maal
  • Zakat profesi
  • Zakat pertanian

Perhiasan yang Wajib Dikeluarkan Zakatnya

Perhiasan merupakan salah satu harta yang bisa dikenai zakat. Namun, tidak semua perhiasan wajib dikeluarkan zakatnya. Berikut ini adalah jenis-jenis perhiasan yang wajib dikeluarkan zakatnya:

1. Emas dan Perak

Emas dan perak merupakan jenis perhiasan yang wajib dikeluarkan zakatnya jika sudah mencapai nishab. Nishab untuk emas adalah 85 gram, sedangkan untuk perak adalah 595 gram. Jika jumlah emas atau perak yang dimiliki sudah mencapai nishab, maka wajib dikeluarkan zakat sebesar 2,5% dari total nilai emas atau perak yang dimiliki.

2. Perhiasan yang Digunakan untuk Berdagang

Jika perhiasan digunakan untuk berdagang, maka wajib dikeluarkan zakatnya. Zakat perhiasan yang digunakan untuk berdagang dihitung berdasarkan nilai jualnya, bukan berdasarkan berat emas atau perak yang terkandung dalam perhiasan tersebut.

3. Perhiasan yang Digunakan Sebagai Jaminan

Jika perhiasan digunakan sebagai jaminan, maka wajib dikeluarkan zakatnya. Zakat perhiasan yang digunakan sebagai jaminan dihitung berdasarkan nilai jualnya, bukan berdasarkan berat emas atau perak yang terkandung dalam perhiasan tersebut.

Perhiasan yang Tidak Wajib Dikeluarkan Zakatnya

Tidak semua perhiasan wajib dikeluarkan zakatnya. Berikut ini adalah jenis-jenis perhiasan yang tidak wajib dikeluarkan zakatnya:

1. Perhiasan yang Tidak Digunakan untuk Berdagang

Perhiasan yang tidak digunakan untuk berdagang tidak wajib dikeluarkan zakatnya. Contohnya adalah perhiasan yang hanya digunakan untuk acara-acara tertentu atau sebagai hiasan di rumah.

2. Perhiasan yang Belum Mencapai Nishab

Perhiasan yang belum mencapai nishab juga tidak wajib dikeluarkan zakatnya. Nishab untuk emas adalah 85 gram, sedangkan untuk perak adalah 595 gram.

3. Perhiasan yang Digunakan untuk Kebutuhan Sehari-hari

Perhiasan yang digunakan untuk kebutuhan sehari-hari, seperti cincin kawin atau kalung, tidak wajib dikeluarkan zakatnya.

Cara Menghitung Zakat Perhiasan

Untuk menghitung zakat perhiasan, harus diketahui terlebih dahulu berapa jumlah perhiasan yang dimiliki dan apakah jumlah perhiasan tersebut sudah mencapai nishab atau belum. Setelah itu, hitunglah 2,5% dari total nilai perhiasan yang dimiliki.

Contoh Perhitungan Zakat Perhiasan

Misalnya seseorang memiliki 100 gram emas dan 500 gram perak, maka untuk emas yang mencapai nishab akan dikenai zakat sebesar 2,5% dari 100 gram x harga beli emas saat itu. Sedangkan untuk perak yang mencapai nishab akan dikenai zakat sebesar 2,5% dari 500 gram x harga beli perak saat itu.

Kapan Zakat Perhiasan Harus Dikeluarkan?

Zakat perhiasan harus dikeluarkan setiap tahun, setelah perhiasan mencapai nishab dan telah dimiliki selama satu tahun hijriyah.

Kesimpulan

Zakat perhiasan wajib dikeluarkan jika perhiasan tersebut sudah mencapai nishab. Nishab untuk emas adalah 85 gram, sedangkan untuk perak adalah 595 gram. Zakat perhiasan yang wajib dikeluarkan sebesar 2,5% dari total nilai perhiasan yang dimiliki. Perhiasan yang tidak wajib dikeluarkan zakatnya adalah perhiasan yang tidak digunakan untuk berdagang, perhiasan yang belum mencapai nishab, dan perhiasan yang digunakan untuk kebutuhan sehari-hari. Zakat perhiasan harus dikeluarkan setiap tahun, setelah perhiasan mencapai nishab dan telah dimiliki selama satu tahun hijriyah.