Ayat Al Quran Penangkal Sihir

Sihir atau biasa disebut dengan ilmu hitam merupakan praktik yang sangat dilarang dalam agama Islam. Sihir biasanya dilakukan oleh orang yang ingin merugikan orang lain atau untuk mendapatkan keuntungan pribadi. Namun, Allah SWT telah memberikan kita berbagai cara untuk melindungi diri dari sihir tersebut, salah satunya adalah dengan membaca ayat-ayat Al Quran yang khusus digunakan sebagai penangkal sihir.

Ayat-Ayat Al Quran Penangkal Sihir

Berikut adalah beberapa ayat Al Quran yang dapat digunakan sebagai penangkal sihir:

1. Surat Al-Fatihah

Surat Al-Fatihah merupakan surat yang paling sering dibaca dalam sholat. Selain itu, Surat Al-Fatihah juga dapat digunakan sebagai penangkal sihir. Ayat pertama pada surat ini berbunyi:

“Bismillahirrahmanirrahim. Alhamdulillahi rabbil ‘alamin.”

Maksud dari ayat ini adalah:

Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam.

Ayat-ayat selanjutnya pada Surat Al-Fatihah juga dapat digunakan sebagai penangkal sihir.

2. Surat Al-Baqarah

Surat Al-Baqarah juga merupakan surat yang sering dibaca dalam sholat. Ayat 255 pada surat ini, atau Ayat Kursi, juga dapat digunakan sebagai penangkal sihir. Ayat tersebut berbunyi:

“Allahu la ilaha illa Huwa, Al-Haiyul-Qaiyum, la ta’khudhuhu sinatun wa la nawm, lahu ma fis-samawati wa ma fil-‘ardh, man dhal-ladhi yashfa’u ‘indahu illa bi-idhnihi, ya’lamu ma baina aidihim wa ma khalfahum, wa la yuhituna bi shai’im-min ‘ilmihi illa bima sha’a, wasi’a kursiyuhus-samawati wal ardha, wa la ya’uduhu hifdhuhuma, wa Huwal ‘Aliyul-Adhim.”

Maksud dari ayat ini adalah:

“Allah, tidak ada tuhan selain Dia, yang hidup kekal lagi terus menerus mengurus (makhluk-Nya); tidak mengantuk dan tidak tidur. Kepunyaan-Nya apa yang di langit dan di bumi. Tiada yang dapat memberi syafa’at di sisi Allah tanpa izin-Nya? Allah mengetahui apa-apa yang di hadapan mereka dan di belakang mereka, dan mereka tidak mengetahui apa-apa dari ilmu Allah melainkan apa yang dikehendaki-Nya. Kursi-Nya meliputi langit dan bumi. Dan Allah tidak merasa berat memelihara keduanya, dan Allah Maha Tinggi lagi Maha Besar.”

3. Surat Al-Ikhlas

Surat Al-Ikhlas juga dapat digunakan sebagai penangkal sihir. Surat ini terdiri dari empat ayat yang sangat singkat dan mudah diingat. Ayat pertama pada surat ini berbunyi:

“Bismillahirrahmanirrahim. Qul huwallahu ahad.”

Maksud dari ayat ini adalah:

Katakanlah, Dialah Allah, Yang Maha Esa.

Ayat-ayat selanjutnya pada Surat Al-Ikhlas juga dapat digunakan sebagai penangkal sihir.

4. Surat Al-Falaq dan Surat An-Nas

Surat Al-Falaq dan Surat An-Nas juga dapat digunakan sebagai penangkal sihir. Kedua surat ini biasanya dibaca setelah sholat fardhu. Ayat pertama pada Surat Al-Falaq berbunyi:

“Bismillahirrahmanirrahim. Qul a’udzu bi rabbil-falaq.”

Maksud dari ayat ini adalah:

Katakanlah, aku berlindung kepada Rabb yang menguasai subuh.

Sedangkan ayat pertama pada Surat An-Nas berbunyi:

“Bismillahirrahmanirrahim. Qul a’udzu bi rabbin-nas.”

Maksud dari ayat ini adalah:

Katakanlah, aku berlindung kepada Rabb manusia.

Ayat-ayat selanjutnya pada kedua surat tersebut juga dapat digunakan sebagai penangkal sihir.

Cara Membaca Ayat-Ayat Al Quran Penangkal Sihir

Untuk membaca ayat-ayat Al Quran sebagai penangkal sihir, kita harus membaca dengan niat yang ikhlas dan tulus. Selain itu, kita juga harus memahami makna dari setiap ayat yang kita baca. Bacaan ayat-ayat tersebut dapat dilakukan kapan saja dan di mana saja, baik dalam keadaan sujud, duduk, berdiri, atau saat kita sedang melakukan aktivitas lainnya.

Kesimpulan

Sihir merupakan praktik yang sangat dilarang dalam agama Islam. Allah SWT telah memberikan kita berbagai cara untuk melindungi diri dari sihir tersebut, salah satunya adalah dengan membaca ayat-ayat Al Quran yang khusus digunakan sebagai penangkal sihir. Beberapa ayat Al Quran yang dapat digunakan sebagai penangkal sihir adalah Surat Al-Fatihah, Surat Al-Baqarah, Surat Al-Ikhlas, Surat Al-Falaq, dan Surat An-Nas. Untuk membaca ayat-ayat tersebut, kita harus membaca dengan niat yang ikhlas dan tulus, serta memahami makna dari setiap ayat yang kita baca.