Enam Sifat Umar bin Khattab

Umar bin Khattab adalah salah satu sahabat Nabi Muhammad SAW yang sangat terkenal dengan keberaniannya. Ia juga merupakan salah satu khalifah yang terkenal dalam sejarah Islam. Selama hidupnya, Umar bin Khattab memiliki enam sifat yang sangat terkenal. Apa saja sifat-sifat tersebut? Mari kita bahas satu per satu.

1. Sifat Adil

Sifat pertama Umar bin Khattab adalah adil. Ia sangat menghargai keadilan dalam segala aspek kehidupan, baik itu dalam kehidupan pribadi maupun dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Ia selalu memastikan bahwa keputusan yang diambil selalu berdasarkan keadilan dan tidak merugikan pihak manapun.

Contohnya adalah ketika ia menjadi khalifah, ia memperbaiki sistem peradilan dalam Islam. Ia membuat hukum yang adil dan menghapus hukum yang tidak adil. Ia juga memastikan bahwa semua orang, baik kaya maupun miskin, memiliki hak yang sama di depan hukum.

2. Sifat Berani

Sifat kedua Umar bin Khattab adalah berani. Ia selalu berani mengambil keputusan yang sulit dan tidak mudah dilakukan oleh orang lain. Ia tidak takut untuk mengambil risiko demi kebaikan umat Islam. Contohnya adalah ketika ia memutuskan untuk memasuki kota Makkah dalam keadaan yang sangat terbatas anggota pasukannya.

Umar bin Khattab juga sering terlibat dalam pertempuran dan selalu berada di garis depan. Ia selalu mengajarkan kepada umat Islam untuk tidak takut dalam menghadapi musuh, dan selalu siap untuk mempertahankan agama Islam dengan cara apapun.

3. Sifat Tegas

Sifat ketiga Umar bin Khattab adalah tegas. Ia selalu tegas dalam membuat keputusan dan selalu berpegang teguh pada prinsip-prinsip yang ia yakini. Ia tidak mudah terpengaruh oleh tekanan dari pihak manapun.

Contohnya adalah ketika ia mengambil keputusan untuk memindahkan ibu kota Islam dari Madinah ke Kufah. Meskipun banyak orang yang tidak setuju dengan keputusannya, Umar bin Khattab tetap teguh pada pilihannya.

4. Sifat Bijaksana

Sifat keempat Umar bin Khattab adalah bijaksana. Ia selalu mempertimbangkan segala sesuatu dengan matang sebelum mengambil keputusan. Ia tidak hanya melihat dari satu sudut pandang saja, tetapi mempertimbangkan segala kemungkinan dan dampak dari keputusan yang diambil.

Contohnya adalah ketika ia memperbaiki sistem pemerintahan dalam Islam. Ia mempertimbangkan segala kemungkinan dan memastikan bahwa sistem pemerintahan tersebut akan berjalan dengan baik dan tidak merugikan umat Islam.

5. Sifat Dermawan

Sifat kelima Umar bin Khattab adalah dermawan. Ia sangat suka memberikan bantuan dan sedekah kepada orang yang membutuhkan. Ia selalu memperhatikan kondisi umat Islam yang kurang mampu dan selalu berusaha membantu mereka dengan cara apapun.

Contohnya adalah ketika ia memperbaiki sistem zakat dalam Islam. Ia memastikan bahwa zakat yang dikeluarkan akan benar-benar sampai kepada orang yang membutuhkan, dan bukan kepada orang yang tidak berhak menerimanya.

6. Sifat Tawadhu

Sifat keenam Umar bin Khattab adalah tawadhu. Ia sangat rendah hati dan tidak suka memamerkan kekayaannya atau kedudukannya. Ia selalu bersikap rendah hati dan tidak sombong dalam berinteraksi dengan orang lain.

Contohnya adalah ketika ia menjadi khalifah, ia memilih untuk tinggal di rumah yang sederhana dan tidak mewah. Ia juga sering mengunjungi orang-orang miskin dan tidak segan-segan membantu mereka dengan cara apapun.

Kesimpulan

Enam sifat Umar bin Khattab yang telah kita bahas diatas, yaitu adil, berani, tegas, bijaksana, dermawan, dan tawadhu, adalah sifat-sifat yang sangat penting dalam kehidupan sehari-hari. Dengan mengikuti contoh Umar bin Khattab, kita dapat menjadi orang yang lebih baik dan lebih bermanfaat bagi masyarakat sekitar kita.