Jauh Sebelum Newton, Al Khazini Jadi Penemu Gaya Gravitasi

Sejak kecil, kita diajarkan bahwa Isaac Newton adalah penemu gaya gravitasi. Namun, tahukah kamu bahwa jauh sebelum Newton, ada seorang ilmuwan Muslim yang telah menemukan prinsip dasar dari gaya gravitasi?

Al Khazini, Ilmuwan Muslim Penemu Gaya Gravitasi

Ilmuwan Muslim yang dimaksud adalah Al Khazini, seorang ilmuwan dari abad ke-12. Al Khazini lahir di wilayah Persia pada sekitar tahun 1115 Masehi dan meninggal pada sekitar tahun 1190 Masehi. Ia dikenal sebagai seorang ahli dalam bidang astronomi, matematika, dan fisika.

Salah satu penemuan Al Khazini yang paling terkenal adalah bobot bumi. Ia menemukan bahwa bumi tidaklah bulat sempurna, melainkan sedikit cekung di bagian tengahnya. Penemuan ini dilakukan dengan cara mengukur perbedaan berat benda pada dua tempat yang berbeda di bumi.

Prinsip Dasar Gaya Gravitasi

Namun, penemuan Al Khazini yang paling menarik adalah prinsip dasar dari gaya gravitasi. Ia menemukan bahwa ada gaya tarik-menarik antara dua benda yang berada dalam jarak tertentu. Gaya ini terjadi karena adanya massa pada kedua benda tersebut.

Al Khazini menemukan bahwa semakin besar massa suatu benda, maka semakin besar pula gaya tarik-menarik yang terjadi. Ia juga menemukan bahwa semakin jauh jarak antara kedua benda, maka semakin kecil pula gaya tarik-menarik yang terjadi.

Penemuan Al Khazini vs. Teori Newton

Tentunya, penemuan Al Khazini ini sangat penting dalam mengembangkan teori gravitasi. Namun, mengapa Newton lebih dikenal sebagai penemu gaya gravitasi?

Hal ini disebabkan karena Newton berhasil mengembangkan teori gravitasi yang lebih lengkap dan terperinci dibandingkan dengan Al Khazini. Newton juga berhasil menghubungkan prinsip gravitasi dengan hukum gerak.

Namun, tidak bisa dipungkiri bahwa penemuan Al Khazini menjadi dasar bagi pengembangan teori gravitasi selanjutnya. Bahkan, beberapa peneliti modern mengakui bahwa Al Khazini adalah penemu gaya gravitasi yang sebenarnya.

Pengaruh Penemuan Al Khazini Terhadap Ilmu Pengetahuan

Penemuan Al Khazini tidak hanya penting dalam bidang fisika, tetapi juga berpengaruh pada perkembangan ilmu pengetahuan secara umum. Penemuan Al Khazini membantu mengubah pandangan manusia tentang alam semesta dan bumi.

Sebelum penemuan Al Khazini, manusia percaya bahwa bumi adalah pusat alam semesta. Namun, penemuan Al Khazini tentang bobot bumi membantu mengubah pandangan tersebut. Manusia mulai memahami bahwa bumi bukanlah pusat alam semesta, melainkan hanya sebuah planet kecil yang mengelilingi matahari.

Kesimpulan

Jadi, sebelum Newton, Al Khazini telah menemukan prinsip dasar dari gaya gravitasi. Penemuan Al Khazini ini sangat penting dalam perkembangan ilmu fisika dan ilmu pengetahuan secara umum. Meskipun Newton lebih dikenal sebagai penemu gaya gravitasi, penemuan Al Khazini menjadi dasar bagi pengembangan teori gravitasi selanjutnya.