Menafkahi Ibu atau Istri Mana yang Lebih Utama?

Menjadi seorang pria memang tidak mudah. Selain harus memikirkan tanggung jawab sebagai kepala keluarga, juga harus memikirkan bagaimana cara menafkahi ibu atau istri. Kedua wanita ini tentu sangat penting dalam hidup seorang pria. Lalu, apakah menafkahi ibu atau istri yang lebih utama? Mari kita bahas lebih lanjut.

Pentingnya Menafkahi Ibu

Seperti yang kita ketahui, ibu adalah orang yang telah mengandung dan melahirkan kita ke dunia. Ibu juga yang merawat dan membesarkan kita hingga dewasa. Oleh karena itu, wajar jika seorang pria merasa bertanggung jawab untuk menafkahi ibunya. Menafkahi ibu juga merupakan kewajiban yang diwajibkan dalam agama Islam. Allah SWT berfirman dalam Al-Quran:

“Dan Tuhanmu telah memerintahkan agar kamu jangan menyembah selain Dia dan hendaklah berbuat baik kepada ibu bapak. Jika salah seorang di antara keduanya atau kedua-duanya sampai berusia lanjut dalam pemeliharaanmu, maka sekali-kali janganlah engkau mengatakan kepada keduanya perkataan “ah” dan janganlah engkau membentak mereka, dan ucapkanlah kepada mereka perkataan yang mulia.” (QS. Al-Isra: 23)

Dalam hadist juga disebutkan bahwa Rasulullah SAW bersabda, “Sesungguhnya surga berada di bawah telapak kaki ibu” (HR. Ahmad dan Tirmidzi).

Dari dua ayat dan hadist tersebut, dapat disimpulkan bahwa menafkahi ibu merupakan kewajiban bagi seorang pria. Kewajiban ini tidak dapat ditawar-tawar lagi.

Pentingnya Menafkahi Istri

Selain ibu, istri juga penting dalam hidup seorang pria. Istri adalah teman hidup yang selalu mendampingi dalam suka dan duka. Menafkahi istri juga merupakan kewajiban bagi seorang pria. Allah SWT berfirman dalam Al-Quran:

“…dan berikanlah kepada mereka (istri-istri) maskawinnya dengan cara yang baik. Kemudian jika mereka dengan senang hati memberikan sebagian dari maskawin itu kepada kamu, maka makanlah itu dengan suka cita dan penuh kegembiraan.” (QS. An-Nisa: 4)

Dalam hadist juga disebutkan bahwa Rasulullah SAW bersabda, “Sebaik-baiknya kamu adalah yang terbaik kepada keluarganya, dan aku adalah sebaik-baiknya dari kamu kepada keluargaku” (HR. Tirmidzi).

Dari dua ayat dan hadist tersebut, dapat disimpulkan bahwa menafkahi istri juga merupakan kewajiban bagi seorang pria. Kewajiban ini tidak dapat ditawar-tawar lagi.

Menafkahi Ibu atau Istri yang Lebih Utama?

Setelah mengetahui pentingnya menafkahi ibu dan istri, maka pertanyaannya adalah menafkahi mana yang lebih utama? Sebenarnya, kedua wanita ini sama-sama penting dan kewajiban untuk menafkahinya harus dilakukan oleh seorang pria. Namun, jika terpaksa harus memilih, maka menafkahi ibu harus menjadi prioritas utama. Hal ini karena menafkahi ibu merupakan kewajiban agama yang sangat ditekankan. Seorang pria juga akan mendapatkan pahala yang besar jika taat dalam menafkahi ibunya.

Namun, bukan berarti menafkahi istri menjadi hal yang tidak penting. Seorang pria juga harus tetap memenuhi kebutuhan istri dan keluarga. Pria harus bisa mengatur keuangan agar bisa memenuhi kebutuhan keluarga dengan baik. Menjadi seorang suami yang baik juga harus bisa memenuhi kebutuhan istri secara finansial.

Bagaimana Mengatur Keuangan agar Bisa Menafkahi Ibu dan Istri?

Mengatur keuangan memang tidak mudah. Namun, hal ini harus dilakukan agar bisa menafkahi ibu dan istri dengan baik. Berikut beberapa tips mengatur keuangan agar bisa menafkahi ibu dan istri:

  1. Buat anggaran pengeluaran dan pemasukan setiap bulannya.
  2. Prioritaskan kebutuhan daripada keinginan.
  3. Sisihkan sebagian pendapatan untuk tabungan atau investasi.
  4. Berbelanja dengan cerdas dan hemat.
  5. Jangan terlalu banyak berutang.

Dengan mengatur keuangan dengan baik, seorang pria bisa memenuhi kebutuhan ibu dan istri dengan baik. Tidak ada yang lebih utama antara menafkahi ibu atau istri, karena keduanya memiliki peran yang sama penting dalam hidup seorang pria. Oleh karena itu, seorang pria harus bisa mengatur keuangan dengan baik agar bisa menafkahi keduanya dengan baik.

Kesimpulan

Menafkahi ibu atau istri merupakan kewajiban seorang pria. Keduanya memiliki peran yang sama penting dalam hidup seorang pria. Namun, jika terpaksa harus memilih, menafkahi ibu harus menjadi prioritas utama karena merupakan kewajiban agama yang sangat ditekankan. Namun, bukan berarti menafkahi istri menjadi hal yang tidak penting. Seorang pria juga harus tetap memenuhi kebutuhan istri dan keluarga. Pria harus bisa mengatur keuangan agar bisa memenuhi kebutuhan keluarga dengan baik. Dengan mengatur keuangan dengan baik, seorang pria bisa memenuhi kebutuhan ibu dan istri dengan baik.