Onani dan Masturbasi Menurut Hukum Islam

Onani dan masturbasi adalah dua hal yang sering kali menjadi topik perbincangan di kalangan masyarakat. Namun, bagaimana hukum Islam memandang kedua hal tersebut? Apakah dibenarkan atau dilarang?

Pengertian Onani dan Masturbasi

Sebelum membahas lebih jauh mengenai hukum Islam terkait onani dan masturbasi, ada baiknya kita mengetahui terlebih dahulu apa pengertian dari kedua hal tersebut.

Onani adalah tindakan masturbasi yang dilakukan dengan menggunakan benda-benda tertentu seperti vibrator atau alat bantu seks lainnya. Sedangkan masturbasi adalah tindakan memuaskan hasrat seksual dengan cara merangsang diri sendiri hingga mencapai orgasme.

Dua hal ini sering kali dianggap sebagai suatu tabu di masyarakat, khususnya di kalangan agama.

Hukum Islam Terkait Onani dan Masturbasi

Dalam Islam, segala bentuk perbuatan yang merusak kehormatan diri dan keturunan dilarang. Hal ini termasuk juga onani dan masturbasi. Kedua tindakan tersebut dianggap sebagai perbuatan yang tidak pantas dilakukan oleh seorang muslim.

Sebagaimana yang dijelaskan dalam hadis riwayat Ahmad, Rasulullah SAW bersabda, “Janganlah kamu melakukan zina dengan tanganmu sendiri, janganlah kamu melakukan zina dengan kaki mu sendiri, janganlah kamu melakukan zina dengan mulutmu sendiri, dan janganlah kamu melakukan zina dengan matamu sendiri.”

Dari hadis tersebut, dapat disimpulkan bahwa Rasulullah SAW melarang umat Islam untuk melakukan tindakan onani dan masturbasi karena dianggap sebagai bentuk zina dengan diri sendiri.

Dampak Negatif Onani dan Masturbasi

Onani dan masturbasi juga memiliki dampak negatif yang bisa mempengaruhi kesehatan fisik dan psikologis seseorang.

Beberapa dampak negatif yang bisa terjadi akibat onani dan masturbasi adalah sebagai berikut:

1. Menurunkan Kualitas Sperma

Onani dan masturbasi yang dilakukan secara berlebihan dapat menurunkan kualitas sperma pada pria. Hal ini dapat mempengaruhi kesuburan dan memperbesar risiko terjadinya infertilitas pada pria.

2. Menimbulkan Rasa Bersalah dan Depresi

Setelah melakukan onani atau masturbasi, seringkali seseorang merasa bersalah dan depresi. Hal ini dapat mempengaruhi kesehatan mental seseorang dan membuatnya merasa sedih dan frustasi.

3. Menimbulkan Kecanduan Seksual

Onani dan masturbasi yang dilakukan secara berlebihan juga dapat menimbulkan kecanduan seksual. Hal ini dapat membuat seseorang sulit untuk mengontrol dirinya dan selalu merasa ingin melakukan tindakan tersebut.

Cara Menghindari Onani dan Masturbasi

Untuk menghindari tindakan onani dan masturbasi, ada beberapa cara yang bisa dilakukan. Berikut beberapa di antaranya:

1. Menjaga Pikiran dan Perilaku

Pikiran dan perilaku yang positif dapat membantu seseorang untuk menghindari tindakan onani dan masturbasi. Oleh karena itu, penting untuk menjaga pikiran dan perilaku agar selalu positif dan terhindar dari hal-hal yang dapat memicu tindakan tersebut.

2. Menjaga Pola Hidup Sehat

Menjaga pola hidup sehat seperti melakukan olahraga secara teratur dan mengonsumsi makanan yang sehat dapat membantu seseorang untuk menghindari tindakan onani dan masturbasi. Hal ini karena dengan menjaga pola hidup sehat, seseorang akan merasa lebih baik secara fisik dan psikologis sehingga tidak merasa perlu untuk melakukan tindakan tersebut.

3. Menghindari Hal-Hal yang Dapat Memicu Tindakan Onani dan Masturbasi

Ada beberapa hal yang dapat memicu tindakan onani dan masturbasi. Oleh karena itu, penting untuk menghindari hal-hal tersebut. Beberapa hal yang dapat memicu tindakan tersebut antara lain menonton film atau video porno, membaca buku atau majalah erotis, dan mengonsumsi makanan yang berlebihan berkalori.

Kesimpulan

Onani dan masturbasi adalah dua hal yang dianggap sebagai tabu di masyarakat. Dalam Islam, kedua tindakan tersebut dianggap sebagai bentuk zina dengan diri sendiri dan dilarang untuk dilakukan.

Selain itu, onani dan masturbasi juga memiliki dampak negatif yang dapat mempengaruhi kesehatan fisik dan psikologis seseorang. Oleh karena itu, penting untuk menghindari tindakan tersebut dengan menjaga pikiran dan perilaku, menjaga pola hidup sehat, dan menghindari hal-hal yang dapat memicu tindakan onani dan masturbasi.