Pengertian Taqlid dan Taashub: Pemahaman yang Perlu Dipahami

Islam sebagai agama yang sangat menghargai ilmu pengetahuan dan pemahaman, mengajarkan bahwa setiap muslim harus berusaha untuk memahami dan mengetahui hakikat dari ajaran-ajaran yang dianutnya. Dalam Islam, ada dua konsep penting yang sering menjadi bahan perdebatan dan perbedaan pendapat, yaitu taqlid dan taashub. Kedua konsep ini perlu dipahami dengan baik, agar umat Islam dapat memahami hakikat dan esensi dari ajaran Islam yang benar.

Pengertian Taqlid

Taqlid secara harfiah berarti “mengikuti”. Dalam konteks Islam, taqlid adalah mengikuti pendapat atau fatwa dari ulama atau tokoh agama yang terkemuka. Taqlid dilakukan oleh orang yang tidak memiliki keahlian atau kemampuan untuk menafsirkan Al-Quran dan Hadis sendiri, sehingga ia mengikuti pendapat dan fatwa dari ulama atau tokoh agama yang dianggap memiliki otoritas dalam bidang tersebut.

Dalam Islam, taqlid dianggap sebagai suatu yang diperbolehkan dan tidak ada larangan untuk melakukan taqlid. Bahkan, taqlid dianggap sebagai suatu yang wajib dilakukan oleh orang yang tidak memiliki kemampuan untuk menafsirkan Al-Quran dan Hadis sendiri. Hal ini karena Islam mengajarkan bahwa menafsirkan Al-Quran dan Hadis membutuhkan keahlian dan kemampuan khusus yang tidak dimiliki oleh semua orang.

Pengertian Taashub

Taashub secara harfiah berarti “fanatisme”. Dalam konteks Islam, taashub adalah sikap fanatik yang mengikat diri pada satu pendapat atau paham tertentu, tanpa mempertimbangkan argumen atau bukti yang ada. Taashub seringkali dilakukan oleh orang yang memiliki pemahaman yang dangkal dan tidak mengutamakan pemikiran kritis dalam memahami ajaran Islam.

Dalam Islam, taashub dianggap sebagai suatu yang tidak dianjurkan dan bahkan dilarang. Islam mengajarkan bahwa umat Islam harus memiliki pemahaman yang luas dan terbuka terhadap berbagai pandangan yang ada, serta mampu mempertimbangkan argumen dan bukti yang ada sebelum mengambil keputusan atau sikap tertentu.

Pentingnya Memahami Taqlid dan Taashub

Memahami taqlid dan taashub sangat penting bagi umat Islam, karena kedua konsep ini memiliki pengaruh yang besar dalam memahami ajaran Islam yang sebenarnya. Taqlid yang dilakukan dengan benar dan tepat dapat membantu umat Islam untuk memahami ajaran Islam dengan lebih baik dan mendalam, serta menghindari kesalahan dalam penafsiran Al-Quran dan Hadis.

Sementara itu, taashub dapat menghalangi umat Islam untuk memahami ajaran Islam dengan benar dan mendalam, serta cenderung membuat umat Islam menjadi terbelenggu pada satu pandangan atau paham tertentu, tanpa mempertimbangkan argumen dan bukti yang ada. Hal ini tentu saja dapat membahayakan bagi umat Islam, karena dapat menghalangi perkembangan dan kemajuan dalam memahami ajaran Islam yang sebenarnya.

Cara Menghindari Taashub

Untuk menghindari taashub, umat Islam perlu memiliki pemahaman yang luas dan terbuka terhadap berbagai pandangan yang ada, serta mampu mempertimbangkan argumen dan bukti yang ada sebelum mengambil keputusan atau sikap tertentu. Selain itu, umat Islam perlu selalu mengutamakan pemikiran kritis dalam memahami ajaran Islam, dan tidak terjebak pada fanatisme yang mengikat diri pada satu pandangan atau paham tertentu.

Cara Melakukan Taqlid yang Benar

Untuk melakukan taqlid yang benar, umat Islam perlu memilih ulama atau tokoh agama yang memiliki otoritas dan keahlian dalam bidang tafsir Al-Quran dan Hadis, serta memiliki reputasi yang baik di mata umat Islam. Selain itu, umat Islam juga perlu memahami bahwa taqlid bukanlah suatu yang mutlak, dan bahwa ia tetap memiliki kewajiban untuk memahami ajaran Islam dengan benar dan mendalam, sekalipun ia melakukan taqlid.

Dalam melakukan taqlid, umat Islam juga perlu memperhatikan bahwa fatwa atau pendapat dari ulama atau tokoh agama yang diikuti harus sesuai dengan Al-Quran dan Hadis, serta tidak bertentangan dengan prinsip-prinsip dasar dalam ajaran Islam. Jika fatwa atau pendapat yang diikuti tidak sesuai dengan Al-Quran dan Hadis, atau bertentangan dengan prinsip-prinsip dasar dalam ajaran Islam, maka umat Islam perlu berani untuk mempertanyakan dan mencari penjelasan yang lebih benar dan tepat.

Kesimpulan

Taqlid dan taashub merupakan dua konsep penting dalam pemahaman ajaran Islam. Taqlid yang dilakukan dengan benar dan tepat dapat membantu umat Islam untuk memahami ajaran Islam dengan lebih baik dan mendalam, serta menghindari kesalahan dalam penafsiran Al-Quran dan Hadis. Sementara itu, taashub dapat menghalangi umat Islam untuk memahami ajaran Islam dengan benar dan mendalam, serta cenderung membuat umat Islam menjadi terbelenggu pada satu pandangan atau paham tertentu, tanpa mempertimbangkan argumen dan bukti yang ada. Oleh karena itu, umat Islam perlu menghindari taashub dan melakukan taqlid yang benar, dengan memilih ulama atau tokoh agama yang memiliki otoritas dan keahlian dalam bidang tafsir Al-Quran dan Hadis, serta memiliki reputasi yang baik di mata umat Islam.