Sejarah Kelompok Khawarij (6-Habis): Ringkasan Nalar

Khawarij adalah kelompok yang terbentuk pada masa awal Islam. Kelompok ini terkenal karena sikapnya yang ekstrem dalam menjalankan ajaran Islam. Sejarah kelompok ini cukup panjang dan kompleks. Pada artikel ini, kita akan membahas sejarah kelompok Khawarij secara singkat, dan juga mengulas beberapa poin penting yang berkaitan dengan kelompok ini.

Pengertian Kelompok Khawarij

Khawarij adalah kelompok yang muncul pada masa awal Islam, tepatnya pada masa pemerintahan Khalifah Ali bin Abi Thalib. Kelompok ini disebut sebagai Khawarij karena mereka keluar dari golongan Ali dan memilih untuk memperjuangkan kepentingan mereka sendiri. Kelompok ini terkenal dengan sikapnya yang ekstrem dalam menjalankan ajaran Islam.

Asal Usul Kelompok Khawarij

Asal usul kelompok Khawarij berasal dari perbedaan pandangan mengenai kepemimpinan umat Islam setelah Nabi Muhammad wafat. Ada tiga kelompok yang muncul pada masa itu, yaitu Sunni, Syiah, dan Khawarij. Kelompok Sunni mengakui kepemimpinan Abu Bakar sebagai khalifah pertama, sementara kelompok Syiah mengakui kepemimpinan Ali bin Abi Thalib sebagai khalifah pertama. Sedangkan kelompok Khawarij tidak mengakui kepemimpinan siapa pun, kecuali mereka yang dianggap benar-benar taat kepada Allah.

Perbedaan Pandangan dengan Kelompok Sunni dan Syiah

Perbedaan pandangan kelompok Khawarij dengan kelompok Sunni dan Syiah terletak pada konsep kepemimpinan. Kelompok Khawarij tidak mengakui kepemimpinan khalifah yang dipilih secara politis. Mereka mempercayai bahwa kepemimpinan harus diberikan kepada orang yang benar-benar taat kepada Allah. Oleh karena itu, mereka sering kali muncul sebagai kelompok oposisi yang keras terhadap pemerintahan.

Aksi Kelompok Khawarij

Sejak awal terbentuknya, kelompok Khawarij sering melakukan aksi kekerasan sebagai bentuk perjuangan mereka. Salah satu aksi terbesar yang dilakukan oleh kelompok ini adalah pembunuhan Khalifah Ali bin Abi Thalib. Mereka menganggap Ali mengkhianati ajaran Islam dengan menerima perjanjian damai dengan musuh-musuh Islam. Selain itu, kelompok Khawarij juga sering melakukan aksi terorisme dan pembunuhan terhadap umat Islam yang dianggap tidak taat kepada Allah.

Penyebaran Kelompok Khawarij

Kelompok Khawarij menyebar ke berbagai wilayah di Timur Tengah, termasuk Mesir, Irak, dan Suriah. Mereka sering kali berafiliasi dengan kelompok-kelompok pemberontak dan oposisi, dan menjadi dalang di balik banyak aksi terorisme dan pembunuhan yang terjadi di wilayah tersebut.

Pengaruh Kelompok Khawarij

Kelompok Khawarij memiliki pengaruh yang cukup besar dalam sejarah Islam. Mereka sering kali menjadi kelompok oposisi yang keras terhadap pemerintahan, dan sering kali memicu konflik dan perang saudara di antara umat Islam. Selain itu, kelompok ini juga memiliki pengaruh dalam perkembangan pemikiran Islam. Beberapa teori dan konsep yang dikembangkan oleh kelompok Khawarij masih dipelajari dan dibahas hingga saat ini.

Kritik Terhadap Kelompok Khawarij

Kelompok Khawarij sering dikritik oleh umat Islam karena sikapnya yang ekstrem dan kekerasannya dalam menjalankan ajaran Islam. Kelompok ini sering kali melakukan aksi terorisme dan pembunuhan sebagai bentuk perjuangan mereka. Oleh karena itu, banyak umat Islam yang menolak dan mengutuk aksi-aksi kekerasan yang dilakukan oleh kelompok Khawarij.

Kesimpulan

Sejarah kelompok Khawarij cukup panjang dan kompleks. Kelompok ini terkenal karena sikapnya yang ekstrem dalam menjalankan ajaran Islam. Meskipun memiliki pengaruh dalam sejarah Islam, kelompok Khawarij sering dikritik oleh umat Islam karena kekerasannya dalam menjalankan ajaran Islam. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk memahami sejarah kelompok Khawarij agar dapat menghindari aksi-aksi kekerasan yang merugikan umat Islam dan masyarakat pada umumnya.